SBMPTN Sekolah Menengah Atas Perubahan musim yang sekarang tidak menentu telah berdampak kepada banyak sektor termasuk pendidikan. Fenomena banjir, angin puting beliung, maupun banjir bandang sekarang ini sering terjadi di banyak wilayah di Indonesia. Akibatnya tidak hanya rumah maupun bangunan lainnya yang rusak, bangunan SD juga tidak luput dari peristiwa alam ini. Bencana banjir misalnya menyebabkan sulitnya melaksanakan pembelajaran dengan maksimal. Tidak hanya siswa yang sulit untuk mencapai sekolah, tetapi guru juga terdampak sehingga menyebabkan tidak dapat hadir ke sekolah untuk mengajar. Kondisi ini akan semakin terasa tatkala sekolah tersebut merupakan sekolah dengan banyak siswa dalam satu kelasnya. Jumlah siswa terkadang lebih dari 40 dengan karakteristik dan gaya belajar siswa yang berbeda. Tentu saja dengan ketidakhadiran guru, dan harus diganti oleh guru yang ada menyebakan sulitnya pembelajaran untuk dijadikan dalam 1 kelas. Seringkali guru membagi kelas menjadi beberapa kelas dalam ruangan yang berbeda maupun dalam satu ruangan dan dibantu oleh siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata untuk membantu siswa lainnya, atau disebut dengan pengajaran teman sebaya. Pertanyaan: Dengan memperhatikan kondisi yang terjadi seperti yang digambarkan, apakah perlu menerapkan pembelajaran kelas rangkap (PKR)? Buatlah analisis Anda tentang alasan diterapkannya PKR sesuai dengan kondisi/fenomena tersebut dengan mengaitkannya mengapa PKR diperlukan dalam suatu sekolah?​